Manfaat Buah Naga dan Khasiat Untuk Tubuh Secara Lengkap

 Buah naga (Dragon Fruit atau Hylocereus Undatus) merupakan buah yang memiliki bentuk yang sangat unik dan cukup memikat untuk dilihat. 

Bentuk fisiknya mirip dengan buah nanas hanya saja buah ini memiliki sulut/jumbai di sekujur kulitnya dan buah ini berwarna merah jambu dengan daging buah berbagai jenis antara lain berwarna putih, kuning, dan merah dengan biji kecil berwarna hitam yang sangat lembut dan lunak.

Rasa buah tergantung pada jens warna daging buah itu. 

Bila berwarna merah cenderung manis dan legit dengan perpaduan rasa yang sangat khas. 

Warna putih rasanya manis dan segar sedangkan kuning perpaduan antara kedua warna di atas. 

Bentuk tanaman hampir mirip dengan pohon kaktus.

1. Kandungan Buah Naga.

a. Protein, yang mampu menjaga metabolisme tubuh dan menjaga kestabilan jantung.

b. Serat, yang bermanfaat untuk mengobati dan mencegah kanker usus, kencing manis dan sebagai bahan untuk penyeimbang berat badan dan diet.

c. Karoten dalam buah naga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, menguatkan otak, dan menghalangi penyakit.

d. Kalsium, yang bermanfaat untuk menguatkan tulang dan fosferos.

e. Zat besi sebagai penambah darah.

f. Vitamin B1, untuk menstabilkan suhu badan.

g. Vitamin B2 , untuk menambah selera makan.

h. Vitamin B3, berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

i. Vitamin C, bermanfaat menambah kelembutan atau kehalusan kulit dan mencegah jerawat.



2. Khasiat Buah Naga

Adapun khasiat dari buah naga adalah sebagai berikut :

a. Penyeimbang kadar gula.
b. Membersihkan darah.
c. Menguatkan ginjal.
d. Menyehatkan lever.
e. Perawatan kecantikan.
f. Menguatkan daya kerja otak.
g. Meningkatkan ketajaman mata.
h. Menstabilkan tekanan darah.
i. Mengurangi keluhan keputihan.
j. Mengurangi kolesterol dan mencegah kangker usus.
k. Mencegah sembelit dan memperlancar feses.


3. Dikonsumsi Dalam Bentuk Buah Segar

Buah naga biasanya dikonsumsi dalam bentuk buah segar sebagai penghilang dahaga, karena buah naga mengandung kadar air tinggi sekitar 90% dari berat buah. 

Rasanya cukup manis karena mengandung kadar gula mencapai 13-18 briks. 

Buah naga juga dapat disajikan dalam bentuk jus, sari buah, manisan maupun selai atau beragam bentuk penyajian sesuai selera anda.

Dibalik rasanya yang manis menyegarkan, buah naga kaya akan manfaat. 

Banyak orang percaya buah ini dapat menurunkan kolesterol dan penyeimbang gula darah.

Namun, mengingat asalnya dari jenis buah kaktus, kita percaya buah naga mengandung vitamin C, beta karoten, kalsium dan karbohidrat. 

Yang pasti buah naga tinggi serta sebagai pengikat zat karsinogen penyebab kanker dan memperlancar proses pencernaan.


4. Kaya Serat

Kandungan serat pada buah naga sangat baik, mencapai 0,7-0,9% gram per 100 gram. 

Serat sangat dibutuhkan tubuh untuk menurunkan kadar kolesterol. 

Di dalam saluran pencernaan serat akan mengikat asam empedu (produk akhir kolesterol). dan kemudian dikeluarkan bersama tinja. 

Dengan demikian, semakin tinggi konsumsi serat, semakin banyak asam empedu dan lemak yang dikeluarkan oleh tubuh.

Selain untuk mencegah kolesterol, kandungan serta pada buah naga juga sangat berguna dalam sistem pencernaan. 

Serat pangan (dietary fiber) mampu memperpendek transit time, yaitu waktu yang dibutuhkan makanan sejak dari rongga mulut hingga sisa makanan dikeluarkan dalam bentuk feses..

Sementara itu, serat pangan akan mengukat zat-zat karsinogenik. 

Berkat transit time yang pendek, waktu zat karsinogenik bermukim dalam tubuh juga semakain pendek, sehingga kesempatan membahayakan tubuh semakin kcil.

Serat pangan sangat baik untuk mencegah penyakit diabetes melitus, jantung, stroke, kanker dan penyakit kardiovascullar lainnya.

Buah naga terkenal sebagai slah satu sumber beta karoten. 

Beta karoten merupakan provitamin A yang di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A yang sangat berguna dalam proses penglihatan, reproduksi, dan proses metabolisme lainnya.

Beta karoten juga merupakan jenis anti oksidan yang dpat berperan penting dalam mengurangi konsentrasi radikal peroksil. 

Kemampuan beta karoten bekerja sebagai anti oksidan berasal dari kesangguannya untuk menstabilkan radikal berinti karbon. karena beta karoten efektif pada konsentrasi rendah oksigen dapat melengkapi sifat anti oksidan Vitamin E yang efektif pada konsentrasi tinggi oksigen.

Beta karoten juga di kenal sebagai unsur pencegah kanker, khususnya kanker kulit dan paru. 

Beta karoten dapat menjangkau lebih banyak bagian tubuh dalam waktu relatif lebih lama dibandingkan dengan vitamin A.


5. Menurunkan Kolesterol

Buah naga sangat baik untuk sistem peredaran darah. 

Juga sangat efektif untuk mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah. 

Buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol, penyeimbang gula darah, menguatkan fungsi ginjal dan tulang, serta meningkatkan kerja otak.

Kandungan air pada buah naga juga cukup tinggi. Karena itu, buah naga dapat juga dijadikan pencuci mulut yang lezat. 

Dibuat sup, sayur dan teh. Secara sederhana, buah naga dimakan dalam keadaan segar, yaitu setelah masak dan empuk.

Bijinya yang mirip biji selasih, dapat dimakan tanpa mengganggu kesehatan. 

Daging buahnya terasa sangat menyegarkan dan manis, sehingga sering dipromisikan lebih manis daripada semangka, meski agak sedikit masam. 

Selain dimakan langsung, buah naga juga sudah dibuat sebagai bahan baku pembuatan wine.